agan" semua pasti sudah tahu. Senjata mematikan yang bisa membunuh orang dalam sekali tembakan yang sangat dahsyat, itu lah sniper.. Sebenernya Sniper itu adalah sebutan untuk orang yang ahli dalam menembak jarak jauh dengan akurasi mencapai 100%. Sebagian dari agan2 mungkin sudah pernah memainkan game online yang sudah populer di banyak kalangan yaitu POINT BLANK, ya itu la game First Person Shooting (FPS) yang menampilkan grafik 3D dimana game ini terdiri dari 2 kelompok, yaitu Terrorist Team dan Counter-Terrorist team.. Tapi kali ini ane akan mengenal senjata sniper secara real, bukan dalam game artinya senjata ini di gunakan oleh banyak negara untuk menguatkan kekuatan militernya.
Hanya 176 pucuk yang sempat diproduksi dalam 3 varian : satu dengan peluru standar .300 Winchester Magnum round, satu yang lainnya dengan peluru 7.62 x 51 mm NATO round, dan versi finalnya dengan peluru 7.5 mm Swiss round.
Produksi
Diproduksi mulai akhir tahun 1970an hingga November 1988, kemudian dihentikan karena biaya produksi yang besar. harga per unit sekitar $$9,000 sampai $12,500.
Dari 176 yang diproduksi hanya 15 yang di ekspor ke USA dimana 11 diantaranya dimiliki Earl J. Sheehan Jr., Direktur Walther USA
Karena sangat langka, WA 2000 dapat berharga lebih dari $75,000 hingga $80,000 di pasar.
Sehingga menjadikannya salah satu Sniper rifle termahal di dunia.
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Accuracy International Arctic Warfare (United Kingdom):
Varian pertama yang masuk dinas operasi UK pertengahan 1980s dengan kode L96A1 (untuk peluru 7.62×51 mm NATO).
-AW (Arctic Warfare)
Basis dari L96A1 yang telah ditingkatkan kemampuannya(masih memakai peluru 7.62×51 mm NATO). Namanya diambil dari ketahanannya dipakai pada kondisi dingin yang ekstrim
Sub Varian
disamping itu masih dibagi2 menjadi beberapa varian lain
-AWM (Arctic Warfare Magnum)
Menggunakan peluru 7 mm Remington Magnum and .300 Winchester Magnum yang lebih kuat. salah satu versinya G22 (Gewehr 22/ Scharfschützengewehr 22) dipakai tentara Jerman
-AWSM (Arctic Warfare Super Magnum)
menggunakan peluru .338 Lapua Magnum round.
-AW50 (Arctic Warfare .50 calibre)
menggunakan peluru .50 BMG (12.7×99 mm NATO).
-AW50F (Arctic Warfare .50 calibre Folding Stock)
AW50F adalah varian AW50 yang dipakai Australia. menggunakan Madco barrel.
-AS50 (Arctic Semi-automatic .50 calibre)
Accuracy International AS50 adalah sniper rifle semi-automatic .50 BMG yang dikembangkan oleh AI & NSWC-Crane (Naval Surface Warfare Center)khusus untuk pasukan elit US Navy SEALs.
-AE (Accuracy Enforcement)
versi yang lebih murah digunakan oleh kepolisian. Menggunakan peluru 7.62×51 mm NATO calibre dan panjang larasnya 610 mm (24 in).
SVD adalah senjata jenis semi-automatic gas-operated rifle. SVD awalnya memiliki furnitur (popor, pegangan belakang, dan pegangan depan) yang terbuat dari kayu yang terlaminating. Lapisan laminating ini selain agar terlihat lebih bagus, juga untuk melindungi kayu yang dilapisinya. Namun ini memiliki kelemahan apabila musuh memiliki night vision. Kayu SVD ternyata menyala kuning terang bila dilihat melalui teropong night vision.
Pada masa Uni Soviet, setiap regu diberikan satu SVD. Prajurit yang dipersenjatai SVD biasanya sudah mendapatkan pelatihan khusus untuk memakai senapan ini. Prajurit ini bergerak bersama-sama dengan regunya dan dimaksudkan untuk menambahkan jarak jangkauan mereka sampai 600 meter.