Zidane: "Saya lebih baik mati".
Legenda Perancis Zinedine Zidane mengatakan ia “lebih baik mati” daripada meminta maaf kepada Marco Materazzi atas tandukannya terhadap bek Italia itu di final Piala Dunia 2006. “Saya akan meminta maaf kepada sepak bola, para pendukung, dan tim …,” katanya kepada surat kabar Spanyol, El Pais, yang diterbitkan Senin (1/3). http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/...78_468x452.jpg http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/...59_468x348.jpg “Setelah pertandingan itu, saya masuk ruang ganti dan mengatakan kepada mereka saya minta maaf. Saya tidak akan mengubah sesuatu , tetapi saya akan meminta Anda minta maaf.” “Tetapi untuknya (Materazzi), saya tidak bisa. Tidak akan pernah, tidak pernah … Hal itu akan tidak terhormat … Saya lebih baik mati.” Zidane dikeluarkan dari lapangan pertandingan karena menyeruduk Materazzi di pertandingan final Piala Dunia di Berlin. Prancis akhirnya kalah dari Italia dalam adu tendangan penalti. “Banyak hal terjadi di lapangan. Hal semacam itu sangat banyak terjadi terhadap saya. Tetapi dalam peristiwa itu, saya tidak dapat mengendalikan diri,” katanya kepada El Pais. “Bukan itu alasannya, tetapi ibu saya sedang sakit, ia dirawat di rumah sakit. Lebih dari sekali mereka menghina ibu saya dan saya tidak berkata apa-apa. Tetapi dalam kasus ini …,” katanya terputus. Zidane pensiun dari sepak bola profesional setelah turnamen tersebut dan kini bekerja sebagai penasihat Ketua Real Madrid, Florentino Perez. luc/Ant/warta kota sumber |
Oh, jadi karena ibunya dihina makanya Zidane begitu... :yareyare: Gak bisa menghargai hati orang lain... Wajarlah Zidane begitu...
|
saya setuju bnaget tu ama si botak,,,kl ibu g di hina g juga akan marah,,,
|
pastilah si materazzi disundul orang ngehina orang tua... siapapun orangnya pasti marah klo dilecehin orang tuanya...:shine:
|
| All times are GMT +7. The time now is 01:53 AM. |