Berat badan berlebih memang menjadi masalah yang kompleks bagi banyak orang. Seseorang yang memiliki bobot tubuh berlebih ternyata tidak hanya berisiko terkena jantung, tapi juga berisiko terkena penyakit diabetes dan bahkan degenerasi otak.
Berat badan berlebih biasanya dapat dicegah atau dikurangi dengan melakukan olahraga dan menjaga pola makan. Banyak pula di antara Anda yang mungkin menggunakan suplemen pembakar lemak untuk memaksimalkan program penurunan berat badan. Saat ini, banyak sekali produk suplemen pembakar lemak yang beredar di pasaran. Untuk mendapatkan hasil terbaik dengan mengkonsumsi pembakar lemak, Anda harus mengerti terlebih dahulu jenis-jenis suplemen pembakar lemak yang beredar di pasaran dan suplemen jenis apa yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Berikut ini jenis-jenis suplemen pembakar lemak berdasarkan cara kerjanya dalam tubuh Anda.
Pembakar Lemak Thermogenik
Suplemen berjenis thermogenic terbilang sangat populer di kalangan industri produk suplemen diet. Seperti asal katanya, istilah thermogenic berkaitan erat dengan temperatur atau suhu. Thermogenic, atau bahan pemicu panas tubuh bekerja dalam kandungan lemak dengan cara meningkatkan temperatur dalam tubuh. Suplemen ini memang dirancang untuk meningkatkan suhu tubuh, tingkat metabolisme dan jumlah pembakaran kalori.
Meningkatnya metabolisme berarti meningkat pula jumlah kalori terbakar, bahkan ketika Anda beristirahat.
Jenis suplemen thermogenic yang banyak beredar di pasaran adalah xanthinol nicotinate, atau sejenis niacin (lebih dikenal sebagai vitamin B3). Di luar dari konteks penurunan berat badan, xanthinol nicotinate sering digunakan untuk pemulihan gangguan ingatan singkat serta peningkatan kemampuan refleks, terutama bagi kaum lanjut usia. Seperti jenis thermogenic lainnya, xanthinol nicotinate membantu meningkatkan aliran darah sehingga mampu mempercepat proses pemanasan suhu tubuh.
Pembakar Lemak Lipotropic
Pembakar lemak lipotropic merupakan salah satu diantara banyak pilihan yang tersedia untuk membantu menurunkan berat badan. Lipotropic merupakan senyawa penting yang berperan pada metabolisme penghancuran lemak dalam tubuh. Mereka mempercepat pengeluaran lemak atau menurunkan lemak yang tersimpan pada hati. Salah satu agen utama yang berguna dalam proses pencernaan lemak dalam tubuh adalah kolin. Pada dasarnya, kolin membantu
membakar lemak yang tersimpan dalam tubuh dan juga membantu mengurangi berat badan serta menyehatkan fungsi hati.
Kelebihan lemak dapat pula mempengaruhi bagian lain dari tubuh seperti sistem getah bening. Pada saat sistem getah bening, cairan tubuh tidak akan mengalir dengan lancar akibat penumpukan lemak. Jika terjadi terlalu lama maka dapat mengakibatkan gangguan pada sistem getah bening Anda. Disinilah dimana pembakar lemak lipotropik bekerja dengan meningkatkan pengolahan cairan diseluruh tubuh, memberi Anda lebih banyak energi dan mencegah tubuh dari rasa lelah.