moga-moga tidak repost gan: Syeikh Mustafa dan Dua Kuda
Sebelum memulai perjalanannya ke suatu tempat, Syeikh Mustafa ternyata musti menambah kudanya. Maklum, secara jaman itu kemana-mana orang Arab musti ngegunain kuda atawa unta. Karena dia orang terpandang dan disegani banyak orang, maka nggak begitu susah untuk membawa dua ekor kuda. Tapi diam-diam, kedua pemilik ekor kuda yang berbeda itu sebenernya nggak begitu ridho juga kudanya dibawa sama sang Syeikh.
“Aduh afwan, Syeikh,” Ujar pemilik kuda yang satu, “sebenernya kuda ane nih lagi sakit. Jadi kayaknya sih nggak bakalan begitu kuat untuk menempuh perjalanan Syeikh yang lumayan jauh itu,” “Dan kebetulan juga, Syeikh,” yang satu lagi segera aja menimpali, “Kuda ane yang eni juga tuh udah tua banget. Dibawa jalan ke desa sebelah aja dia sering kali batuk-batuk dan mogok.” Syeikh Mustafa mangut-mangut. Tanpa berpikir lagi, beliau langsung aja berkata, “Kalau begitu, kita adakan lomba balap aja. Kuda mana yang menang, maka akan ane pilih. Setuju?” Salah satu pengiring Syeikh Mustafa mendekati Syeikh, dan berbisik. “Kayaknya nggak bakalan berhasil deh, Syeikh! Keduanya bakalan memperlambat jalan kudanya masing-masing…” “Jangan kuatir,” kata si Syeikh dengan tersenyum, “keduanya kita suruh menunggangi kuda musuhnya masing-masing. Tentunya mereka berdua bakalan saling cepet dan pengen cepet sampe ke garis finish!” </div> |
| All times are GMT +7. The time now is 05:25 PM. |