JET TEMPUR RUSSIA & JET TEMPUR AMERIKA, dua-duanya canggih banget gan!!!
Agan2 ceriwiser sekalian udah tau kan kehebatan persenjataan perang dari Russia maupun Amerika?? yap, mereka berdua adalah negara dengan teknologi perang tercanggih di dunia. Tapi yang kita bahas saat ini hanyalah teknologi dari jet tempur mereka yang tercanggih yaitu:
Sukhoi PAK FA (Russia: Перспективный авиационный комплекс фронтовой авиации, Perspektivny aviatsionny kompleks frontovoy aviatsii, atau kurang lebih "Sistem Pesawat Garis Depan Masa Depan"), adalah sebuah generasi pesawat kelima yang dirancang oleh Sukhoi OKB untuk Angkatan Udara Russia.
Prototipe sebelumnya ialah Sukhoi T-50. Setelah PAK FA selesai dirancang ia dimaksudkan untuk menggantikan posisi MiG-29 Fulcrum dan Su-27 Flanker dalam inventori persenjataan Russia dan menjadi basis dari proyek Sukhoi/HAL FGFA being developed with India. Sebuah pesawat tempur generasi kelima ini dirancang untuk menyaingi Lockheed Martin's F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. T-50 melakukan penerbangan perdananya 29 Januari 2010. Penerbangan keduanya ialah 6 Februari dan yang ketiga 12 Februari.
Direktur Sukhoi Mikhail Pogosyan telah merencanakan pembuatan 1000 pesawat dalam empat dekade kedepan, yang akan diproduksi dengan kerja sama India, 200 pesawat masing-masing untuk Russia dan India dan 600 untuk negara lainnya.
Spesifikasi:
Karakteristik umum
Kru: 1
Panjang: 65 kaki 9 in (19,8 m)
Lebar sayap: 46 kaki 6 in (14 m)
Tinggi: 19 kaki 8 in (6,05 m)
Area sayap: 848,1 kaki² (78,8 m²)
Berat kosong: 18.500 kg (40.785 lb)
Berat terisi: 26.000 kg (57.320 lb)
Berat maksimum lepas landas: 37.000 kg (81.570 lb)
Mesin:2× Mesin baru tanpa nama dari NPO Saturn dan FNPTS MMPP Salyut dengan 175 kN tiap mesin. Prototipe dari AL-41F1 dengan 147 kN tiap mesin
Performa
Kecepatan maksimum: ≈ 2.600 km/h (Mach 2,45) (1.615 mph) ; pada ketinggian 17.000 m (45.000 ft)
Kecepatan jelajah: 1.300 - 1.800 km/h (808 - 1.118 mph)
Produsen: Lockheed Martin Aeronautics Boeing Integrated Defense Systems
Terbang perdana: 19 November 1990
Diperkenalkan: 15 Desember 2005
Status: Aktif
Pengguna: Amerika Serikat
Harga satuan: US$120 juta (2006)
Varian: X-44 MANTA, FB-22
F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superioritas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen.
Pesawat ini melalui masa pengembangan yang panjang, versi prototipnya diberi nama YF-22, tiga tahun sebelum secara resmi dipakai diberi nama F/A-22, dan akhirnya diberi nama F-22A ketika resmi mulai dipakai pada Desember 2005. Lockheed Martin Aeronautics adalah kontraktor utama yang bertanggungjawab memproduksi sebagian besar badan pesawat, persenjataan, dan perakitan F-22. Kemudian mitranya, Boeing Integrated Defense Systems memproduksi sayap, peralatan avionik, dan pelatihan pilot dan perawatan.
Ah cape juga ngetiknya, gimana gan?? bagus gak thread ane?? kalo bagus bagi melon dong gan :melonndan:... yg belum ISO rate bintang lima jg cukup
UPDATE
[spoiler=open this] for Buatan Indonesia???:
[quote]
Anda pasti berfikir, dengan semua kapasitas dan teknologi yang dimiliki Indonesia, kenapa sampai sekarang Indonesia belum membuat Jet tempur ?
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akhirnya siap berkerja sama dengan Korea Selatan mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur senilai US$8 miliar yang ditawarkan pemerintah negara tersebut kepada Indonesia.
Direktur Integrasi Pesawat PT DI Budiwuraskito mengemukakan sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mampu mengerjakan pesawat tempur sejenis T-50 Golden Eagle yang merupakan pengembangan pesawat oleh Korea Selatan-Amerika Serikat.
“Kalau memroduksi sendiri [pesawat tempur] belum bisa, tetapi kalau bergabung dengan Korea Selatan bisa terlaksana,” katanya kemarin.
PT DI memiliki pengalaman dalam bidang kualifikasi dan sertifikasi dalam memproduksi pesawat-pesawat yang berkecepatan rendah seperti CN-235.
Sementara itu, Korea Selatan berpengalaman dalam memroduksi pesawat berkecepatan tinggi atau melebihi kecepatan suara (1 mach) T-50 Golden Eagle.
“PT DI memiliki lahan, laboratorium, ruang perakitan, sumber daya manusia, dan lain-lain. Jadi sebetulnya tinggal penggabungan teknologi saja,” katanya.
Budi mengatakan pengembangan dan pembangunan model pesawat yang ditawarkan Korea Selatan baru untuk jenis tempur (fighter), sementara pengembangan model pesawat jenis lainnya seperti jenis stealth (siluman), belum masuk program.
Dia menilai kerja sama pengembangan pesawat tempur kemungkinan bisa diwujudkan pada tahun ini setelah pemerintah Korea Selatan memberikan lampu hijau atas program kerja sama. “Pemerintah Korea Selatan tinggal menunggu persetujuan parlemennya dalam program pengembangan pesawat ini,” katanya.
Kesimpulannya Indonesia memang masih belum bisa membuat jet tempur sendiri, memang hal yang sangat mengecewakan tapi itulah kenyataan... tapi tetap dukung Indonesia untul menjadi yang terbaik :loveindonesia